Translated by : Iseyu
From : creepypasta.wikia.com
“Kau akan di seret sangat dalam—jauh di luar jangkauan dari Fantasymu” kalimat itu terasa mengambang, janggal, seolah ada satu sisi dimana kau tidak bisa membedakan apakah The Crow’l memang benar-benar ada.
Tubuhku lemah, pucat dan sekarat, setidaknya aku masih bisa terjaga, melihat orang-orang yang kau kenal bersikap bar—bar seperti sesuatu yang tidak akan pernah bisa kau lupakan selamanya. Itu sangat mengerikan jauh di luar imajinasiku.
Mataku masih menangkap sosok bangsat itu! Dia hanya berdiri menatapku, dan aku baru menyadari—tubuh menjijikkan itu, ternyata terdiri dari semacam urat-urat tak beraturan dan sayap kecil , seperti sebuah pelengkap dari kengerian yang dia ciptakan. Bila aku menegaskan bagaimana bentuk tubuhnya seperti seongok daging yang bisa hidup.
Aku masih berpikir, kenapa mereka semua tidak menyadari tentang dirinya, si Makhluk gagak ini yang jelas-jelas berdiri di antara mereka. Mungkin mereka tidak bisa melihatnya, mungkin The Crow’l hadir bukan untuk mereka, atau yang paling ku pikirkan, The Crow’ling adalah bentuk liar dari ketakutanku.
14 hari, dan aku hanya terikat di Pohon kecil ini, sekarat dan kelaparan, hanya limpah dan hati busuk yang ada di depanku, mereka memberikanya bila aku bisa bersikap baik dan mulai mengunyahnya, memasukkanya dalam perutku. Aku putus asa, namun aku tidak pernah berpikir untuk memakanya, lagi—akan tetapi aku juga tidak segera-mati, sangat tersiksa, sementara dia masih berdiri menatapku, tak bergerak layaknya menaken yang sedang di pajang.
Sampai—sesuatu yang gelap datang. Hujan perlahan turun, dan aku melihat Grisia berjongkok di depanku, matanya sangat liar tidak seperti Grisia yang biasanya, dia menatapku kelam—lumuran darah mengering di bibirnya dan menunjukkan sebuah seringai di depanku.
“Kau tidak memakanya?” suaranya lirih namun mencekam, apa yang terjadi dengan Grisia.
Aku hanya diam saja, tak ada tenaga untuk sekedar bersuara. Aku seperti tersiksa dalam tubuh sekarat, hanya mampu melihat dan menyaksikan semua akan menjadi tambah buruk.
“kalau kau tidak mau—aku yang akan menyelesaikanya?” dia menatap hati yang membusuk di depanku, warnanya sudah menghitam dan aromanya memuakkan.
Grisia menikmati setiap gigitanya, membuatku begidik ngeri, seseorang manusia yang beradab melakukan tindakan kanibal dan kau hanya bisa diam dan menyaksikanya.
Nafasku perlahan memudar, seperti nyawaku sudah berada di ujung kepalaku, namun tiba-tiba The Crow’ling ada di sampingku, mengulurkan tanganya dan merobek isi perutku.
Aku membelalak menatap wajahnya. Sampai dia bersuara sangat dalam—seperti tenggorokanya tergorok namun memiliki ketukan intonasi nada yang indah. The Crow’ling untuk pertama kalinya berbicara kepadaku.
“Kau tidak akan mati nak—tidak sampai scenario ini selesai. Kau akan melihat, kenapa kau beruntung bertemu denganku??”
Aku tidak mengerti maksud ucapanya. Namun setelah dia menarik tanganya keluar dari perutku, sesuatu menutup robekan itu dengan daging yang baru, seperti regenerasi namun aku tetap tidak mengerti.
Aku menggelegak, dengan tubuh menggigil, saat melihat, sesuatu menghantam Kepala Grisia—hingga isi kepalanya keluar dan memenuhi wajahku dengan organ lembek mengerikan itu.
Dadaku perlahan berdetak sangat lambat, mataku terjaga menatap sosok Anita—wanita yang menjadi pengajar kami, berdiri menyeringai dengan wajah penuh nafsu. Dia berjongkok dan mulai menyambar, organ lembek seperti menikmati bubur menjijikkan yang di buat di dapur sekolah.
“apa-apa’an si ke’par*t ini?” aku mengutuk, namun dengan wajah ketakutan, suara tawa yang bergema terdengar, The Crow’l tertawa di sampingku.
“Kau yang melakukanya?” suaraku terdengar semakin putus asa menatap makhluk terkutuk itu.
“Tidak nak—kau tahu sendiri aku tidak melakukan apapun.” Ucapnya dengan nada yang sama—hambar namun sangat mencekam, terdengan penuh rasa humor namun bibirnya penuh dengan tipu daya.
“kau yang ada di balik semua ini?” aku mencoba menyangga kalimatnya.
“Nak, kau tahu. Aku bukanlah pemainya—aku tidak melemparkan dadu di depan wajahmu, aku hanya penonton. Kau harus bisa membedakan bagaimana cara bermain dengan semua ini”
“dengan siapa aku bermain?”
“tidak-tidak—tidak nak” dia mengulanginya 3 kali, sembari menatap tepat di wajahku “aku tidak boleh mengatakanya. Tidak untuk sekarang..“ bibirnya terlihat tersungging.
“Lalu, sebagai penonton apa yang kau lakukan?”
“Menikmatinya”.
terjadi jeda yang panjang antara kami, sementara sosok yang ku kenal, Anita dia terus mencabik dengan brutal, aku tidak lagi melihat Brown, Medeline, Sir Redolf— karena yang ada jauh disana hanya, Mr. Gligorry tampak murung menatap Anita.
“apakah dia sadar, apakah dia mengerti apa yang terjadi, atau apakah dia tahu semua ini terlalu jauh dari sebuah imajinasi yang terlampau mengerikan—“aku masih membisu namun tetap mengutuk semua ini.
Sampai pria separuh baya itu mulai berjalan, langkahnya terhuyung, pakaianya robek lusuh dengan tubuh kurus, matanya kosong sampai dia tiba –tiba memeluk Anita, aku terperangah untuk beberapa saat sebelum tahu apa yang terjadi selanjutnya—bukan karena drama ini terlihat lebih baik, namun lebih jauh saat dia memutar kepalanya sampai suara tulang yang patah terdengar hingga ke gendang telingaku.
Pria itu kini menatap ke arahku, tatapanya sayu dan putus asa—bibirnya mengering gemetar, tak ada senyuman, tak ada kesedihan, hanya wajah datar yang sudah menyerah—sangat sangat menyerah.
Dia mendekatiku, menatapku dan membisikkan sesuatu. “Semua akan kembali—“
Saat kalimat itu mencelos ke dalam jantungku, sebuah sentakan wajah dari Mr. Gligorry terpisah dengan tengkoraknya, dan untuk pertama kalinya aku melihat makhluk itu memainkan perananya.
“Kau tahu nak—ada satu sisi sepertimu yang sebenarnya ingin ku lihat, namun aku tidak mendapatkanya hari ini. Karena aku percaya Setiap manusia terlahir dengan 2 sisi yang menarik, kau ingin tahu siapa yang sedang bermain disini. Waktu—takdir, dan kematian. sementara aku yang duduk menatap mereka bermain. Aku akan mulai menceritakan semuanya tentang waktu, kau memainkan sisi yang benar saat memilih bergabung dengan semua teman-temanmu, karena bila kau menolaknya, kau akan mati dengan cara yang buruk, kau akan melihat wanita yang melahirkanmu terbakar di depan matamu, kau hanya bisa menjerit dan perlahan namun pasti, kulitmu akan terkelupas—cairan yang matang akan tercium sementara kau masih sadar, kau akan meraung terus menerus, namun Takdir melemparkan dadunya dan mulai bermain, Ayahmu harus pergi—dan kau terjebak disini, akan tetapi ada satu kebenaran dimana Takdir tidak bisa bermain Curang, sebab Kematian tetap akan mendapatkanmu, sepintar apapun sang Takdir memainkan dadunya, Kematian tetap mendapatkanmu. Dan ketika permainan berakhir, Semua akan kembali.
Banyak Manusia yang mengatakan setelah kematian tidak akan ada yang tersisa, tapi, Nak—aku akan memberikanmu satu rahasia kecil, kau tahu ada dadu yang harus di lempar lagi, dan itu adalah dadu dari sang Waktu, karena rahasia kecil ini, adalah Waktu yang mampu membohongi Kematian. Sebab saat Waktu mulai bermain, dia akan mengembalikan semua ke titik awal permainan. Seperti Saat manusia mati, sebenarnya yang terjadi, mereka tidak benar-benar mati, yang terjadi adalah semua terulang kembali, seperti kau akan terlahir kembali dan memutar semuanya secara ulang, akan tetapi aku yang memutuskan, aku lah yang berperan dimana kau akan berada. Karena ketika kau selesai dengan semua ini, Waktu yang akan melemparkan dadunya, dan aku yang melanjutkan dimana kau akan mengulanginya.”
The Crow’l mulai mencekik leherku, mengangkat tubuhku hingga aku bisa melihatnya— wajahnya yang mengerikan tampak mulai mendekatiku, aku bisa mencium bau busuk itu perlahan-lahan, cairan hitam mulai menetes keluar, dan saat wajah kami hanya beberapa Centi meter, dia mengatakan sesuatu yang tak kan pernah ku lupakan.
“Aku adalah pelayan Sang Waktu nak—ingat lah itu”
dan dia mulai menghisap semuanya, aku bisa merasakan perlahan—lahan, mulai dari kakiku, yang mati rasa dan itu terus terjadi, hingga sampai sum-sum tulangku dan berakhir di atas kepalaku, saat wajah mengerikan itu perlahan sirna di mataku—semua akan kembali.
**
“Janine—Kau mengerti bukan? “
Aku menatap Grisia, “Eh—tentang apa?” ucapku bingung.
“The Crow’ling. Aku sedang menceritakanya. Kau tidak mendengarku—“
Aku melihat ke sekelilingku, semuanya kembali. Waktu benar-benar sedang memainkan dadunya, ku buka buku yang ada di depanku, dan aku melihatnya. Semua tulisanku, adalah tentang The Crow’ling.
Aku memberikan buku’ku pada Grisia, sementara aku mulai berjalan putus asa, menatap pria gemuk yang menjadi Sopir kami, ‘Mr. Gligorry berkali-kali bertanya padaku tentang apa yang ku lakukan disini’ namun, aku tidak perduli.
Saat semua mata memandangku, Aku menancapkan Penaku ke tengkuknya—Bus terpelanting menuju
Jurang, dan aku memulai Skenarionya kembali.
Karena sebelum Bus terlempar masuk ke Jurang—The Crow’ling sedang melihatku.
“dia akan menciptakan Mimpi di luar Fantasymu— karena dia adalah The Crow’ling“
Senin, 29 Juni 2015
Slendermen : Untold Story
Slenderman, pasti tidak asing dengan nama itu bukan? Urban legend satu ini, konon tercipta pada awalnya untuk kontes desain grafis yang diselenggarakan forum paranormal horor di dunia maya. Tujuan dari kontes desain ini yaitu membuat desain untuk menipu para pengunjung di forum tersebut, yang mana nantinya mereka mengira desain tersebut asli dan real.
Beberapa kontestan mulai mengerahkan semua kreativitas yang dimilikinya. Mereka membumbui desain tersebut dengan cerita misteri supaya menghidupkan suasana dan terkesan otentik. Dan pemenang kontes ini dimenangkan oleh kontestan yang memiliki desain bertajuk “Slenderman”.
Ketika kontes berakhir, ternyata “Slender Man” muncul di dunia nyata. Beberapa orang mengaku pernah melihatnya, bahkan memfotonya. Tanggal 10 Juni 2009, user dari forum tersebut yang memiliki nickname Surge Victor memposting dua foto dan memberikan penjelasan bahwa ada sesuatu sedang mengintai anak-anak yang sedang bermain. Dia mengambil foto tersebut di sebuah perpustakaan di mana sekelompok anak-anak sedang bermain di hutan. Dan sosok yang mengintai itu disinyalir adalah “Slenderman”.
Siapa “Slenderman”?
“Slenderman” merupakan sosok misterius yang acap menampak dengan wujud pria jangkung bertubuh tipis, tanpa wajah, dan lengan yang aneh. Biasanya, pria ini mengenakan setelah jas warna hitam. Bagi yang pernah melihat sosok ini, katanya bakal menghilang dan dibunuh. Sementara, mayatnya akan dimutilasi di pohon.
Tepat ketika dua foto itu diambil, empat belas anak menghilang misterius. Katanya, “Slenderman” hendak menculik dan membunuh anak-anak dengan menguntitnya diam-diam di sekitar jalan berkabut. Sehingga, dia dapat menyesuaikan tubuhnya dengan pohon. Anak-anak bisa melihatnya saat orang-orang dewasa tak bisa. Kabar ini pun cepat menyebar. Setelah “Slenderman” ini terlihat di berbagai tempat oleh masyarakat. Ada beberapa anak-anak dan para remaja sering sekali melihat penampakanya di antara pepohonan dan semak belukar.
Nama sebutan lain untuk Slender Man adalah Der Großmann, yang berasal dari Jerman. Orang Jerman sering menyebut nya “The Great Man” atau “The Tall Man” yang menjadi legenda pada tahun 1600-an. Sumber lain menyebut nama nya sebagai Schwarzwald atau “The Black forest” di mana Black forest atau hutan hitam tersebut itulah yang menjadi penampakan pertama mahkluk tinggi ini.
Tempat yang diyakini sering ada nya penampakan Slender Man adalah di sekitar jalanan sepi dengan pohon pohon yang mengitari jalan tersebut, hutan, siaran televisi yang blank (malam hari), jendela terbuka, ruangan gelap dan kosong, dan bahkan tempat di mana orang banyak berkumpul, misal taman bermain anak. Target dari Slender Man adalah anak di bawah umur 16 tahun. Jika ada orang yang mencoba mengikuti atau dengan sengaja mencari jejak Slender Man, konon dia akan menampakkan diri dan mengambil kontrol tubuh orang yang mengikuti nya itu. Selanjut nya dia akan bertanya sebuah pertanyaan, jika jawaban benar, dia akan menghancurkan baik tangan maupun kaki korban. Jika jawaban salah, dia akan menancapkan jari runcing nya di leher korban dan mengambil jantung nya.
Sebenarnya, siapa Slanderman ini? Apakah bisa sebuah mahluk misterius muncul dari sebuah kontes desain grafis? Semua ini masih misterius.
Beberapa kontestan mulai mengerahkan semua kreativitas yang dimilikinya. Mereka membumbui desain tersebut dengan cerita misteri supaya menghidupkan suasana dan terkesan otentik. Dan pemenang kontes ini dimenangkan oleh kontestan yang memiliki desain bertajuk “Slenderman”.
Ketika kontes berakhir, ternyata “Slender Man” muncul di dunia nyata. Beberapa orang mengaku pernah melihatnya, bahkan memfotonya. Tanggal 10 Juni 2009, user dari forum tersebut yang memiliki nickname Surge Victor memposting dua foto dan memberikan penjelasan bahwa ada sesuatu sedang mengintai anak-anak yang sedang bermain. Dia mengambil foto tersebut di sebuah perpustakaan di mana sekelompok anak-anak sedang bermain di hutan. Dan sosok yang mengintai itu disinyalir adalah “Slenderman”.
Siapa “Slenderman”?
“Slenderman” merupakan sosok misterius yang acap menampak dengan wujud pria jangkung bertubuh tipis, tanpa wajah, dan lengan yang aneh. Biasanya, pria ini mengenakan setelah jas warna hitam. Bagi yang pernah melihat sosok ini, katanya bakal menghilang dan dibunuh. Sementara, mayatnya akan dimutilasi di pohon.
Tepat ketika dua foto itu diambil, empat belas anak menghilang misterius. Katanya, “Slenderman” hendak menculik dan membunuh anak-anak dengan menguntitnya diam-diam di sekitar jalan berkabut. Sehingga, dia dapat menyesuaikan tubuhnya dengan pohon. Anak-anak bisa melihatnya saat orang-orang dewasa tak bisa. Kabar ini pun cepat menyebar. Setelah “Slenderman” ini terlihat di berbagai tempat oleh masyarakat. Ada beberapa anak-anak dan para remaja sering sekali melihat penampakanya di antara pepohonan dan semak belukar.
Nama sebutan lain untuk Slender Man adalah Der Großmann, yang berasal dari Jerman. Orang Jerman sering menyebut nya “The Great Man” atau “The Tall Man” yang menjadi legenda pada tahun 1600-an. Sumber lain menyebut nama nya sebagai Schwarzwald atau “The Black forest” di mana Black forest atau hutan hitam tersebut itulah yang menjadi penampakan pertama mahkluk tinggi ini.
Tempat yang diyakini sering ada nya penampakan Slender Man adalah di sekitar jalanan sepi dengan pohon pohon yang mengitari jalan tersebut, hutan, siaran televisi yang blank (malam hari), jendela terbuka, ruangan gelap dan kosong, dan bahkan tempat di mana orang banyak berkumpul, misal taman bermain anak. Target dari Slender Man adalah anak di bawah umur 16 tahun. Jika ada orang yang mencoba mengikuti atau dengan sengaja mencari jejak Slender Man, konon dia akan menampakkan diri dan mengambil kontrol tubuh orang yang mengikuti nya itu. Selanjut nya dia akan bertanya sebuah pertanyaan, jika jawaban benar, dia akan menghancurkan baik tangan maupun kaki korban. Jika jawaban salah, dia akan menancapkan jari runcing nya di leher korban dan mengambil jantung nya.
Sebenarnya, siapa Slanderman ini? Apakah bisa sebuah mahluk misterius muncul dari sebuah kontes desain grafis? Semua ini masih misterius.
Jumat, 19 Juni 2015
Hacker x Blogger Part I
“Ada apa dengan Australia itu? Kenapa
mereka seberani itu meyadap telfon genggam pak presiden? Bagaimapun baiklah
jika perang yang kalian inginkan, keinginan kalian adalah perintah bagi kami.”
Aku harus memberitahu yang lain, aku harus mencari
bala bantuan dan sekutu di kaskus.
“bro,
nih web Australia yang bisa jadiin target, janga serang publiknya, serang
pemerintahnya aja : Australia.gov, aus-force.gov, …”
Ternyata
sudah banyak yang menyadarinya, mungkin karena sudah banyaknya berita yang
menyebar di web, blog, dan bahkan televisi sudah menyiarkan tentang hal ini.
Baiklah langkah selanjutnya yang perlu aku lakukan adalah membantu yang lain
untuk melakukan attack ke semua web
yang bisa aku serang, dan sebaiknya juga aku harus membantu mengambil alih blog
yang telah defaced oleh anon Australia, tapi sebaiknya aku
memulai penyerangan terlebih dahulu.
“Program
Running…”
“Downloading…”
“Please
wait for a moment”
“Defacing
Succes”
Bagus,
satu sudah lumpuh, sebaiknya aku perbanyak penyerangan, agar mereka mengerti
untuk tidak bermain-main dengan pemerintahan Indonesia.
“Your
web has been defaced by : Anonymous Indonesia”
“Your
Web has been..”
Aku
rasa hari ini aku sudah banyak menyerang, sebaiknya aku sekarang membantu fix
web yang sudah diserang oleh anon Australia,
baiklah kita mulai.
“Your
web has been saved, for…”
Melelahkan
sekali hari ini, tetapi aku setidaknya sudah membantu 25% dari keseluruhan yang
harus diserang, untuk memberitahukan bahwa Indonesia mampu melakukan perlawanan
yang sangat setimpal dengan apa yang merka lakukan. Aku rasa hari ini aku
cukup, sebaiknya aku mengevaluasi terlebih dahulu apakah aku meninggalkan jejak
atau tidak, kalau ketahuan bukan hanya identitas saja yang terbawa, tetapi nama
sekolah, keluarga, bahkan nama ku sendiri akan ikut hancur.
“Australia.gov…”
“redirecting…”
“loading
complete”
Aku
rasa tidak ada jejak yang tertinggal dimana aku melakukan attack, baiklah cukup
untuk hari ini, sebaiknya aku cek apakah untuk besok aku memiliki PR atau
tidak, setidaknya aku harus mencegah nilaiku turun agar tidak mencurigakan.
“jadwal
besok itu adalah, matematika, bahasa Indonesia, ppkn, bahasa inggris..”
Sepertimya
besok akan menjadi hari yang berat, karena ada ppkn dan bahasa Indonesia
disana, jujur saja aku kurang mahir dalam memikirkan tentang sejarah,
pasal-pasal, dan juga sajak atau majas yang dipelajari di pelajaran-pelajaran
itu. Sebaiknya aku refreshing saja.
“Twitter
Login, Username : Rensekai, Password : i*******”
Ada
apa ini? Sepertinya banyak sekali yang memposting tentang blog merka buat,
apakah ada yang menarik? Mari kita lihat saja..
Sepertinya
isinya sama sekali tidak menarik, sangat membosankan sekali, bagaimana aku bisa
refreshing jika seperti ini..
Tunggu
dulu, seperti ini sedikit menarik, dari judulnya aku belum bisa menebaknya,
tidak seperti yang sebelum-sebelumnya yang belum dibacapun aku akan sudah tau
isinya seperti apa haha sepertinya aku akan membaca yang satu ini
Klik
“Loading..”
“Receiving
data..”
“complete”
Sepertinya
ini cukup menarik, dari cerita ini mengisahkan tentang blogger yang jatuh cinta
dengan teman sekelasnya yang ternyata hacker, lumayan juga, tetapi, bukankah
hacker seperti kami biasanya tidak disukai? Aku harap akan ada cerita seperti
itu, tetapi mungkin kemungkinannya sangat sulit terjadi, ah sudahlah sekarang
sudah larut malam, sebaiknya aku segera tidur, jika tidak besok aku akan
terlambat datang kesekolah dan jika itu terjadi pasti nilai ku akan turun
karena disekolah menyebalkan itu, jika terlambat lebih dari 10 menit akan di
hukum 2 jam pelajaran yang berarti aku tidak akan mendapat 1 mata pelajaran
penuh di hari itu. Sudahlah aku harus tidur sekarang.
“shutting
down your pc”
tak
baiklah
laptopku besok kita akan bekerja keras lagi, selamat malam.
Senin, 15 Juni 2015
Boku No Love Story II
Boku No Love Story Part II
Yah ini
sebenernya lanjutan dari cerita gua sebelumnya yang berjudul “Boku No Love
Story” Perkenalannya udah, kita mulai aja cerita gua ya, , kalo blm pada baca ,
baca aja di blog gua lawlietlifestyle.blogspot.com promo dikit gapapa kan ya hehe. Yaudah balik
lagi ke ceritanya , jadi semenjak itu gua tuh gapernah deket sama cewe. Ya bisa
dibilang gua kalo sama cewe tuh jutek dan rada males-malesan. Jadi gua
ngejalanin kehidupan gua dibawa have fun. Nah semenjak itu ada kaka kelas yang
deketin gua , trus langsung bilang suka sama gua . dan disaat yang bersamaan
gua lagi deket sama cewe sekelas gua, namanya nurul. Oh iya, gua kenal nurul
gara-gara dia minta follback di twitter sampe ngatain gua “muka anime alay”.
Akhirnya gua deket DM-an trus smsan, dan dari saat itu gua mulai deket sama
dia. Dan beberapa lama kemudian gua baru tau dia itu sodaranya rahma, rahma itu
ceweknya robbi temen sebangku gua.
Trus si kaka
kelas itu yang bilang suka sama gua, kan gua abaikan karena emang dia terlalu
frontal, gua gak suka cewe yang kaya gitu, akhirnya gua lost contact sama dia.
Selanjutnya gua tetep deket sama nurul. Dan terus gua canda candaan mulu kan
sama dia . nah pas suatu hari dia curhat sama gua , katanya ibunya kena tipu.
Ya katanya sih orangnya ngaku ngaku jadi petugas dari PLN gitu, trus nawarin
promo biar gak perlu repot bayar perbulannya, jadi tinggal bayar 2 juta aja.
tapi ternyata pas udah dikasih duitnya, orang itu cabut trus sodaranya dari
nyokapnya nurul itu nelfon katanya itu Cuma nipu doang. Telat banget ya
sodaranya nelfon, tapi katanya dia nelfon gara-gara dia ketipu juga, sayangnya
dia lebih beruntung karena gak ngeluarin uang banyak. Yaah singkat cerita si
nurul itu gua tawarin jalan
“Yaudah
jalan yuk?”
“lah? Emangnya mau kemana?”
“gak tau, lu maunya kemana?”
“gua juga gak tau mau kemanaa”
“yeeh dasar muka alay”
Akhirnya gua bingung kan mau kemana ngomongin dah
tuh sama dia, dan akhirnya gua sama dia mutusin buat ke 7-Eleven di deket
sekolah gua. dan singkat cerita gua prepare, izin ortu langsung cabut dah bawa
motor. Kebetulan tuh pas otw maghrib, kata nurul juga nunggu selesai adzan,
jadi gua shalat dulu dah tuh di mesjid al-ikhlas. Selesai shalat maghrib gua
langsung otw ke depan gang rumahnya nurul, karena gua belum tau rumahnya nurul,
gua nunggu dia beberapa menit, akhirnya dia muncul kan tuh , terus dia naik kan
gua boncengin, langsung tuh gua otw sama dia ke
7-Evelen deket sekolah . pas udah sampe gerimis , jadi langsung buruan
masuk, trus gua sama dia langsung beli minuman sama beberapa cemilan. Abis itu
kan gua tanyain dia mau curhat apa, dan dia langsung cerita kaya yang tadi .
“iyaa, jadi nyokap gua itu ditipu sama orang yang ngaku ngaku tukang PLN”.
Blablabla panjang lebar ngomong, akhirnya dia ditelepon sama nyokapnya, katanya
sih dia disuruh langsung balik sama kakanya karena tau sendirilah nyokapnya
abis kena musibah anaknya malah hang-out nanti dibilang gak tau diri lagi sama
orang tuanya. Yaudah langsung aja kan tuh gua balik sama dia . padahal diluar
lagi ujan, tapi dia maksain yaudah guasih ayo ayo aja. akhirnya gua balik,
selesai gua bayar parkir langsung dah gua cabut, pas jalan makin deres tuh di
pejaten ujannya, tapi pas sampe ampera ujannya rada reda, labil tuh ujan haha.
Pas lampu merah ampera, si nurul tiba tiba ngomong “lu suka sama barca?” “gak
kok, emang kenapa?” “itu jaket lu” “lu kemana aja daritadi” saking gedek
sekaligus herannya gua sama dia. “haha gua baru liat” “iyadah” karena gua mau
fokus nyetir yaudah gua gamau basa basi, sampe dah tuh gua didepan gang
rumahnya nurul, trus dia bilang “makasih ya” “iyaa” langsung jalan dh tuh gua ,
karena ujan dan udah malem juga besoknya sekolah jadi gua buru-buru pulang.
Sesampenya dirumah gua langsung smsan sama nurul kaya biasa ampe dua duanya
tidur.
Continue...
Nah akhirnya gua sama nurul tuh terus deket, entah
kenapa ya gua sama dia berasa udah pacaran padahal kan cuma deket. Tapi udah
punya nama panggilan khusus, terus kemanapun gua pergi pasti chat atau smsan
mulu sama dia. Aneh kan, makanya gua sendiri bingung. Tapi jujur aja saat itu
gua gapernah kepikiran yang namanya gua suka sama dia atau mikirin perasaan dia
kaya gimana. Mungkin karena saking asiknya berhubungan sama dia. Sama halnya
pas sekolah gua ngadain classmeeting, gua kan jadi salah satu panitia
pelaksananya, tapi selain sibuk ngurusin acara yang lagi berlangsung, gua juga
sibuk ngecekin hp buat chat sama nurul, tapi itu juga ada alasannya kok. Karena
pas di hari classmeeting itu diadain gua lagi remedial UAS. Serem parah ya gak,
ngejalanin acara sambil mikirin jadwal remedial yang ngegantung, yaudah jadi
gua ngejalanin tugas gua setengah setengah, malah sampe gua mondar mandir ruang
lomba-kelas mulu gara-gara kebanyakan kabar gajelas remednya kapan. Yaudah kan
tuh gua minta nurul buat ngabarin sama gua kalo remednya mau dimulai . tapi
karena udah lama sama waktu gua ngetik hal ini, jadi lupa percakapannya hehe.
Udah tuh akhirnya selang beberapa lama nurul ngechat “yas remed di kelas 11 pm
2”
“ohh yaudah oke”
Udah akhirnya gua buru buru ngambil buku sama pulpen
terus remed dah tuh. Akhirnya kan disuruh nunggu pengumuman buat mastiin gak
remed lagi, yaudah gua cabut langsung ngurusin acara lagi sambil mikirin nilai
gua kaya gimana. Tapi kaya biasa gua minta nurul ngasih tau kalo mau remed
lagi. Takut ketinggalan juga kalo gua remed haha. Dan bener aja tuh, akhirnya
gua remedial lagi, tapi pas remedial lagi ada satu hal yang beda, kaka kelas
yang ngawasin ngasih kunci jawaban. Jeng jeng, kesempatan kan, langsung aja tuh
anak anak yang dikasih nyatet di lembar jawabannya karena takut guru
pengawasnya ngeliat, tapi jangan remehin anak kelasan gua, kalo nyontek
gapernah ketauan kaya hacker yang datang dan pergi begitu aja asik, haha. Dan
akhirya selesai tuh remedial, gua gak remed lagi jadi gua langsung ngurusin
acara, karena gua sie lomba jadi gua
langsung bantuin salah satu lomba yang ada, yaitu catur, udah tuh kan catur
kekurangan juri, jadi gua langsung bantuin jadi juri catur. Tapi yang gua
bingung nurul gak bales bales chat, karena gua juga lagi ada kerjaan ya gua
maklumin tanpa mikirin hal hal yang negative. Selesai acara dia ngechat gua
katanya dia remedial lagi, sontak gua langsung ketawa dalam hati. Karena lagi
depan anak-anak osis nanti gua dikatain gila lagi kalo tiba tiba ketawa sendiri
haha. Tapi tetep aja gua gabisa nahan dan akhirnya gua ketawa sebentar, dan gua
langsung ngeledekin nurul di chat, tapi gak lama kasian kan seharusnya gua
motivasi dia malah ngeledekin. Tapi gapapa nambah sekali doang abis itu dia gak
remedial lagi. Yah akhirnya kan setelah acara selesai panitianya break sebentar
sekalian ngerekap skor buat nentuin siapa yang menang dalam acara itu. Gua sama
robbi keatas, tapi ada sesuatu hal yang gak enakin. Jadi pas gua keatas tuh
semua temen sekelasan gua ngeledekin gua sama nurul, karena nurul manggil gua
ongol-ongol. Tapi sebenernya gua gak tau ongol-ongol itu apa dan kaya gimana,
setelah gua nanya nanya sama anak anak. Katanya di film yg berjudul “diam diam
suka” tokoh utama yang cowonya dipanggil ‘ongol-ongol’ sama cewenya dan cewenya
dipanggil ‘unyu-unyu’ sama cowonya. Karena gua orangnya gak ikut ikutan jadi
gak manggil gitu juga, soalnya nanti dibilang udah jadian lagi gua sama nurul,
padahal kan gua sama dia masih sebatas deket aja. tapi emang bener sih, gua
diem diem suka sama dia, entah dia kaya gimana, yang pasti gua jalanin aja
hidup gua kaya biasa. Akhirnya pengumuman pemenang lomba, setelah gua nyerahin
hadiah lomba kepemenang selaku sie lomba
akhirnya semuanya diperbolehkan pulang, waktunya beres beres dah buat semua
panitia. Selesai beres-beres semua panitianya lanjut makan abis itu pulang.
Capek banget deh hari itu, tapi tetep aja gua malemnya chat-an sama nurul sampe
ketiduran. Cerita cerita gajelas tentang diri gua sama dia, dan tentang masa
lalu gua sama dia. Tapi semuanya berakhir dengan gua ketiduran duluan hehe.
Continue...
Finally! Akhirnya liburan tiba, tapi ada yang beda,
si robbi nginep dirumah gua, awalnya sih asik asik aja dia nginep dirumah gua,
tapi baru satu hari udah ngebete-in kebanyakan ngeluh padahal dia sendiri yang
memutuskan buat nginep, udah tau gua kalo dirumah temennya Cuma anime, laptop
dan permintaan bantuan dari bokap gua buat ngerjain kerjaan dia. Tapi akhirnya
di hari kedua gua dibolehin main, karena si robbi rewelnya kaya anak bayi baru
lahir. Trus gua bawa aja dia kerumah nurul, karena gua belum tau rumahnya, gua
kedepan gang yang dia tunjukin pas gua jalan sama dia ke sevel. Gua tungguin
katanya boleh, tapi si robbi pergi dulu minjem motor gua buat ngejemput rahma.
Dalem hati gua bingung, “nih orang songong banget ya, udah celana minjem, jaket
minjem, motor minjem juga, helm-pun minjem ke nurul” yaudahlah gua gaterlalu
mikirin yang penting motor gua balik dengan sehat walafiat haha. Akhirya gua
ngikutin nurul kerumahnya, pas udah sampe yang gua bingung adalah, gua mau
ketemu siapa yang jelas akhirnya gua ngobrol sama kakanya sampe si robbi sama
rahma dateng. Tapi entah kenapa mendingan pas ngobrol sama kakanya daripada pas
robbi dateng, jadi krik gitu kerasanya, tapi guasih gapeduli jadi yaudah gua
sibuk sama hp gua sambil sesekali diajak ngomong dan dicandain anak anak kecil
yang bikin ngakak haha. Akhirnya kan udah maghrib pada mau pulang, rahma pengen
nginep tapi si robbi jadi rada ngambek gitu dah gara-gara besok paginya dia mau
kerumah rahma karena dia udah nyiapin kado buat annivnya dia sama rahma. Kabur
dah tuh dia kemana tau, akhirnya dia balik lagi, syukur deh soalnya yang gua
pikirin adalah barang barang yang dia pinjem, terutama kunci motor gua dibawa
sama dia makin panik kalo dia gak balik lagi. Yaudah tuh kan akhirnya si rahma
gajadi nginep takut si robbi ngambek, akhirnya si robbi nganterin si rahma
kerumahnya . udah tuh gua nungguinnya lama banget, yaudah gua ngobrol sama
nurul, dia kepo gua suka sama siapa. Yaudah gua bilang aja 5 menit di jam
tangan gua. akhirnya sampe tuh si robbi, dan akhirnya gua sama dia izin buat
balik ke kakanya nurul, udah izin gua bawa motor karena kata si robbi dia capek
nyetir, yaudahlah guasih iya iya aja. tapi si nurul nagihin janji gua yang mau
ngasih tau siapa yang gua suka siapa
“eh mana katanya mau ngasih tau?”
“iya nanti aja di sms”
“yeeh lu kan tukang boong”
“gaak ett seriusan di sms haha”
“yaudah jangan boong”
“iya gak boong”
Akhirnya gua pulang tuh sama robbi , pas mau otw si
robbi bilang
“kenapa gak
lu bilang aja ‘lu’ “
Sampe dirumah, kaya biasa malemnya gua chat sama
nurul, gua gangasih tau gua suka sama siapa, gua males juga bilangnya, biarin
aja dia kepo gua juga nanya ke dia tapi gangasih tau yasudah. Akhirnya besok
paginya si robbi pulang, dia masih pake celana gua, yang sialnya itu kalo gua jadi
dia pas dia mau otw ade gua bilang “itu celana kaka balikin” nyesek banget itu
kalo gua jadi robbi. Akhirnya dia otw aja tuh kan, yaudah guasih kaya biasa,
smsan sama nurul, tapi dia gak abis abisnya kepo, akhirnya pas malemnya gua
bilang suka sama dia. Tapi masih lewat sms, dan gua bingung mau nembak langsung
atau otp, gua nanya aja ke dia, kan gua tanya
“mau otp apa
langsung?”
“otp aja deh”
Yaudah gua telfon kan, trus kalo gak salah begini
percakapannya
“halo..”
“haloo tadi gak dibajak kan?”
“gak kok emang kenapa?”
“gapapa takutnya dibajak si robbi”
“ohh yaudah jadi mau langsung apa otp?”
“otp aja..”
“yaudah dh kalo gitu..”
“terus gimana?”
gua bingung tuh mau kaya gimana, gua mikir sambil bingung akhirnya gua bilang
gua bingung tuh mau kaya gimana, gua mikir sambil bingung akhirnya gua bilang
“watashi, anata no koto tsuki”
“hah? Apaan artinya?”
“ha? Gajadi gajadi”
“yeeh gitu kan lumah”
“haha gomenasai, mau langsung apa otp?”
“yaudah otp lama banget ishh”
“haha iyaiya, yaudah, rul, mau gak jadi cewe gua?”
“coba ulang coba ulang”
“yeeh jawab dulu”
“yeeeh ulang dulu..”
“jawab dulu , yaudah gitu kan”
“yaudah iya mau..”
“apaan? Coba ulang haha”
“iya gua mau jadi cewe lu”
“haha yaudah dah kalo gitu”
Akhirnya gua jadian sama nurul, gua masih bingung
kenapa bisa jadian sama dia. Bahkan dia juga bingung, tapi akhirnya gua sama
dia telfonan sama dia sampe malem. Bahkan ampe jam 12 lebih, sampe dua duanya
tidur haha. Akhirnya gua jalanin tuh pacaran sama dia, setelah lama liburan
akhirnya besoknya hari senin. Pas hari senin gua sama dia tuh kaya orang baru
pertama pacaran, yaa setau gua sih begitu tapi gak tau apa yang dia pikirin dan
rasain . yaah akhirnya yang namanya sekolah pasti membosankan kaya biasa, pas
istirahat gua bingung harus gimana, akhirnya gua nyamperin dia, ngobrol ngobrol
sama dia tapi gak terasa akhirnya udah waktunya belajar lagi, yaudah gua balik
ke tempat duduk gua . akhirnya seharian biasa kaya anak kecil baru kenal
pacaran, gua merhatiin dia mulu kaya anak pea tapi biarinlah namanya juga orang
lagi kasmaran hoho. Akhirnya waktu buat pulangpun tiba, gua kaya biasa langsung
ke ruang osis buat naro tas, abis itu langsung ke kantin dah cari makan, karena
biasanya kalo gua pulang sekolah otomatis laper, gak tau kenapa mungkin bener
kata L “DeathNote” kalo otak kita dipake itu sama aja kaya kita olahraga,
makanya bisa bikin laper haha. Udah selesai makan, rapat, pulang, kaya biasa
langsung smsan sama si nurul sampe malem, dan selalu ampe duaduanya tidur.
Selama pacaran sama dia itu asik banget pokoknya, dan suatu waktu dia minta
something tapi labil akhirnya dia minta 4 permintaan, pertama beliin boneka
doraemon, traktir makan mie ayam, makan ketoprak, sama pop ice, tapi dia
permintaan ketiganya berubah jadi minta gua nyanyiin lagunya tinggal 3, pas
hari sabtunya disekolah gua itu rutin ada LPPK, tapi dia gak masuk, katanya
kesiangan, yaudah siangnya pas pulang LPPK, gua langsung pulang gak rapat OSIS
dulu, gua pulang bareng robbi, tapi gua misah karena gua mau beliin permintaan
pertama dia yaitu beliin boneka doraemon, setelah gua beli gua langsung otw
pulang kerumah, dan gua bilang ke nurul mau kerumah dia karena mau ngasih
permintaan pertama dia, akhirnya dibolehin, jadi pas gua sampe rumah gua
langsung mandi karena udah rada sore, prepare dan akhinya gua otw kerumahnya
nurul, pas udah sampe gua langsung minta nurul bawa sendiri bonekanya, karena
itutuh rempong banget dan bikin tas gua penuh doang , pas masuk kaya biasa,
kakanya ang nyambut “ngapain bengong? Sini cium tangan dulu” “ha? Ohiya hehe”
gua bingung jadi langsung cium tangan aja sama kakanya, pas gua masuk nurul
lagi main laptop, karena tadi dia bawa boneka jadi pergi dulu entah kemana dan
gua langsung kepoin laptopnya dia, tiba tiba kakanya ngomong “ngapain disitu?
Duduk dikursi” “iya nanti aja “ karena gua bingung mau manggil apa , gua
terusin aja buka buka laptopnya nurul, terus pas lagi ngobrol sama nurul
kakanya tiba tiba nyamperin dan minjem bonekanya dan bilang “kok tau nurul suka
doraemon?” “hmm?..” “beli dimana? Di kota ya?” “ah gak, deket sama rumah kok”
“ohh kirain, lucu..” gua bingung dah tuh kenapa pikir gua sih dia curiga gua
sama nurul ada something, ya emang sih terlalu jelas , yah biarlah gua sih
lanjut aja ngobrol sama nurul, pas ngobrol nurul minjem hp gua, tiba tiba dia
ngasih ke gua, gua pikir ada apaan, eh ternyata gua baru inget mau ngajar anak
pramuka di SMP, temen gua yang sama sama penegak udah sampe sekolah SMP gua,
gua ngebales dengan berbagai alasan sampe akhirnya jam 5 gua pulang dan
ujung-ujungnya bukannya ngajar malah ngapel dirumah nurul. Yaah gapapalah itung
itung ngelepas kangen karena hari ini dia gak LPPK hehe. Akhirnya gua izin tuh
sama kaka sama ibunya nurul mau pulang, sampe rumah gua disambut nyokap gua dan
ditawarin makan karena pas pulang sekolah gua belum makan sama sekali, akhirnya
gua makan, mandi lagi dan chat lagi sama nurul. Dan kaya biasa gua telfonan
sama dia sampe malem, tapi yang bikin gak enak gua tidur duluan jadinya gitu
dah if you know what i mean aja haha. Akhirnya semuanya berakhir dengan tidur
duluannya gua pas lagi telfonan itu.
Besoknya gua kan ada janji sama robbi kata si robbi
mau jalan bareng kan tuh, tapi sebelum itu ngerjain proposal seminar dulu,
yaudah akhirnya gua pagi pagi disamper sama rahma dan cowonya si robbi, pas
dateng gua masih belum boleh pergi soalnya motor gua lagi dipake bokap, yaudah
kan tuh gua main game aja sementara ibu gua ngasih minuman sama makanan ke tuh
orang berdua, setelah itu mereka pada ngobrol , canda sama iyal, dan guanya
tetep sibuk sama laptop gua, sampe si robbi bilang “yas, bilangin cewe lu suruh
prepare” “iya nanti aja guanya aja belum otw” “yaudahdah terserah lu aja”
“yaudah” selang beberapa lama akhirnya bokap guapun balik. “nih yas , katanya
mau pake motor” “iya mana kuncinya” nyokap gua nyautin “pake helm, jangan jauh
jauh” “iya mahh..” pake nada males gua jawabnya. Akhirnya bokap gua ngasih STNK
gua minta duit, izin langsung deh cabut gua bertiga, sebelum itu gua chat nurul
dulu “aku kerumah kamu ya” “eh jangan dulu” udah tuh gua gak bales soalnya
langsung otw jadi gua gak liat balesan dia. Sesampenya gua dirumah nurul gua
chat “udah sampe nih” “ih dibilang ntar dulu, mau mandi dulu” terus si rahma
nanya “cewe lu mana yas?” “katanya mau mandi dulu, lu aja nih yang bales” .
tiba tiba si robbi nyeletuk “ett lama lamain“ akhirnya ada ibunya nurul, si
rahma langsung bukain gerbang dan langsung dah tuh gua masuk. “eh ketemu lagi
tante (sambil cium tangan)” “
iyalah kalo kesini ya ketemu”
si robbi langsung jawab “hush parah lu yas”
“lah? Parah kenapa?”
“itu lu ngomongnya begitu”
“lah emang
ketemu lagi”
“yaudah apa
kata lu”
Akhirnya gua bertiga disuruh duduk, nungguin nurul
yang mau siang baru mandi , dasar emang tuh males banget jadi orang. Tapi
sudahlah emang begitu orangnya mau gimana lagi. Akhirnya bercanda tuh sama anak
bocah dua itu lagi, gatau gimana, gua tiba tiba keluar, terus mainan hp liatin
motor , terus akhirnya gua dipanggil kedalem karena katanya nurul udah selesai
mandi, yaudah gua masuk, bener tuh anak udah duduk, yaudah gua juga ikutin
duduk, tapi gua lewatin dia berasa gak ada orang jadi gua sendiri bingung. Udah
tuh akhirnya gua ngobrol berempat, selang beberapa lama kaya biasa dah si robbi
kalo udah di rumahnya nurul , bosen, dan akirnya dia minta langsung izin ke SMK
8 buat ngerjain proposal, tapi pas mau ngajak nurul, nurul gadibolehin, lama
nungguin dia kebawah, akhirnya di bolehin juga, tapi yang gua bingung, kenapa
nama gua kayaknya dihafalin ya, jangan jangan mereka pada mikir negative lagi
sama gua. kebiasaan banget emang orang tua, tapi gapapalah berarti mereka
peduli sama anaknya. Akhirnya gua jalan tuh berempat ke SMK 8, pas udah sampe
gua bingung mau ngapain jadi gua langsung tiduran aja dah tuh. Trus tuh cewe berdua
bilang mau kedepan, yaudah dibolehin aja walaupun setengah males, udah tau gak
ada temennya malah ditinggal. Tapi yaudahlah namanya juga cewe. Yaudah akhirnya
gua sama robbi nungguin lia, sekretarisnya seminar, udah tuh beberapa lama
nungguin akhirnya si lia sampe di R.O. Pas dia uda sampe langsung aja tuh gua
edit softcopy proposalnya , selesai ngedit gua langsung otw buat ngeprint, si
nurul ngechat
“kamu lagi
dimana? Masih lama gak?”
“lagi di tempat ngeprint , kamu dimana? Gak tau ini
lemot”
“di FM, ett lumutan ini”
“iya udah sebentar bawel”
Terus gua ngeprint tuh lama banget karena loading
computer di tempat ngeprint nya lama. Selesai ngeprint , langsung di jilid,
terus gua sama robbi nganterin si lia kepasming, kasian kalo dia jalan jauh.
Udah sampe langsung ke SMK 8 lagi soalnya tuh anak cewe berdua udah di SMK 8,
pas udah sampe belum ngambil nafas langsung otw lagi, tapi akhirnaa ke pom
bensin dulu soalnya si robbi mau ngisi bensin dulu. Akhirnya gua punya waktu
nafas dulu, pas lagi nungguin robbi gua ngobrol sama nurul antara mau ikut
mereka kerumah rahma sama gak. “mau ikut apa gak?”
“terserah kamuu”
“yeeh ikut apa gak?”
“terserah kamu ihh”
“yaudah ikut aja yuk”
“yaudahh”
Akhirnya si robbi selesai ngisi bensin, langsung dah
pada otw
Continue...
Pas otw baru sebentar jalan, si robbi tiba tiba
berhenti trus nanya ke gua “mau makan apaan?”
“lah? Emang kenapa? Terserah lu dah”
“yaudah ikutin gua aja”
“yaudah iya”
Akhirnya gua jalan tuh ngikutin si robbi selama otw
kan si nurul makan permen karet , berisik dah tuh orang mulutnya ampe gua
jentikin jari di mukanhya . terus dia bilang “kenapa dah?” berisik odong”
“gapapa daripada suara klakson” “iya aja dah”
Akhirnya gua otw ngikutin si robbi tuh setelah
berlama lama tibatiba dia berhenti , dalam hati gua bilang “ohh ternyata mau
beli gado-gado” si robbi langsung nanya “lu mesen juga gak?”
“iyaudah pesenin 2 buat gua sama nurul”
“yaudah lu pedes gak?”
“kaga dua duanya”
Akhirnya si robbi mesenin tuh dan dia doang yang
pedes haha. Pas makanannya udah selesai gua langsung rame-rame cabut kerumah
rahma, pas udah sampe rumahnya pada masuk tuh cium tangan sama orang orang
dirumahnya rahma, dan kaya biasa pada duduk di depan, terus langsung dh pada
makan, dan pas makan ternyata makanannya si robbi sama nurul ketuker jadi dia
dapet yang pedes, kasian banget dah tuh tapi lucu ekspresinya jadinya gua
pengen ngakak aja gitu. Ngegemesin banget emang dah tuh anak, akhirnya selesai
makan si robbi langsung tidur dikamarnya rahma berasa rumahnya sendiri, guasih
asik godain nurul biar kesel nanti mukanya lucu dah kalo kesel haha. Sementara
itu si rahma kaya obat nyamuk mondar mandir dan akhirnya tidur juga didalem.
Yaudah gua biarin aja guasih tetep godain nurul , ampe akhirnya si nurul di
telfon sama nyokapnya dan nyokapnya nelfon nyokapnya rahma juga, udah dah tuh
si nurul langsung nanya “mau pulang kapan?”
“nah situ mau sekarang?”
“yaudah ayo sekarang”
“yaudah ayo”
“yaudah ayo berdiri”
“yaudah ayo”
“yaudah bareng”
“yaudah iya izin sama nyokapnya rahma”
“yaudah iya izin sama nyokapnya rahma”
“yaudah okee”
Akhirnya gua sama dia izin tuh sama nyokapnya rahma,
udah izin bilang ke rahma juga karena si robbi masih tidur yaudah akhirnya
ditinggal dah. Udah tuh selama gua otw gua ngobrol sama nurul sambil mikirin
apa yang gua hadapin nanti pas gua sampe dirumahnya nurul , tapi sesampenya
disana tuh flat dan akhirnya pas nurul masuk gua langsung aja jalan balik
kerumah karena kebetulan itu tuh udah maghrib biasa dah kalo gua pulang telat
nanti nyokap gua mikir negative lagi tentang pacarannya gua. akhirnya gua sampe
rumah disambut dengan girang sama nyokap gua katanya gua tumben nurut sama
perkataannya, sompret banget emang dah tuh tapi gapapalah yang penting
dibanggain. Akhirnya gua kaya biasa chat sama nurul sampe malem kaya biasa ,
dan akhirnya gua ngomongin yang pas gua sampe rumah dia itu gua gak enak aja
sama nyokapnya soalnya gua gak cium tangan atau apa. Tapi kata nurul gapapa
katanya yaudah jadinya gua sama dia chatan terus dah tuh sampe malem. Tapi kaya
biasa entah kenapa gua kecapean atau gua emang kebiasaan gua langsung
ketiduran, pagi paginya gua langsung chat minta maaf karena gua ketiduran lagi
sekalian gua ngucapin Good Morning, yaudah setelah itu kan sekolah karena hari
senin dan kehidupan gua berjalan dengan terasa lebih sempurna karena adanya
nurul. Ya sampe sekarang gua sama dia masih pacaran dan gua sering banget
ngabisin waktu berdua karena sama sama punya jadwal yang padet jadi gua
manfaatin waktu luang gua sebaik mungkin haha.
Boku No Love Story I
“Boku no Love Story”
Ini
adalah pengalaman pribadi gua, jadi semenjak gua masuk SMK gua lanjut
hubungan sama mantan gua pas di SMP. Ngomong ngomong, belum pada tau gua
kan ya? Nama gua Ilyas, Ilyas Septian Yudistira Lengkapnya, gua mukanya
bisa dibilang ya lumayan kayaknya , kulit gua coklat, dan ya gak usah
dijelasin detail kali ya. Balik lagi ke cerita, ngomongin soal mantan,
dia itu dulu jadian sama gua dari kelas 8 SMP tapi pas lulus SMP gua
langsung putusin karena alasan yang menyakitkan. Ngomong-ngomong, nama
mantan gua itu Ni Wayan Suartini, dipanggil tini, orangnya manis,
ngangenin, kulitnya kuning langsat, gak pendek gak tinggi, tapi pinter.
Udahlah
masa lalu gak perlu diinget, jadi kita lanjut aja ke cerita oke . jadi
pas baru masuk tuh kan ada yang namanya masa MOPDB, nah mulai saat itu
gua mulai deket sama dia lagi. Tapi disaat itu juga gua sering ribut
sama dia, karena taulah gua itu orangnya cemburuan, tapi itu juga ada
alasannya kok, gua cemburuan karena dianya juga over protect ke gua,
sebenernya gua gak keberatan, tapi dianya ganjen jadi gua gak suka, masa
iya dia dia gak mau liat gua sama cewe lain, tapi dia mainnya sama cowo
mulu. Bete gak sih? Kaya suatu waktu gua ribut sama dia. Dia sms gini
“ganjen bgt sih lo! Cowo kan? Kok kaya cabe?!” gua bingung tapi otomatis
marahlah gua bales aja gini “oh emangnya lu kaya gimana? Ngaca kali
egois bgt sih jadi orang!” dia makin marah dan ya gua rasa gak perlu
diceritain karena gua juga gak udah agak lupa hehe..
Setelah
lama berselang gua mulai nyerah karena denger-denger dia deket sama
banyak cowo, apalagi setelah gua liat dia mention sama smsan sama siapa
aja. Trus dia deketin kaka kelas , kelas 12. Gua pas tau hal itu
otomatis nyeseklah tapi setelah dia bilang Cuma ngefans, gua ngerasa
lebih baik. Yaa walaupun antara percaya sama gak, iyalah kan dia kalo
deketin cowo kalo udah kontak bisa ngelupain keberadaan gua. ya jangan
ngomongin itu mulu dulu deh. Kan trus ada seleksi pengurus OSIS, nah gua
sama dia sama-sama ikut tuh tapi makin lama gua sama dia mulai ragu,
apalagi dia ngomongin kaka kelas itu mulu, dan dia deketnya sama cowo
mulu, gua makin ragu aja, setelah selesai LDKO, gua sama dia pulang
bareng tuh. Trus beberapa waktu kemudian pengumuman tuh siapa aja yang
diterima dan dikasih tau jabatannya. Dan akhirnya guapun tau dan
ternyata jabatan gua adalah sie KJDK bidang Futsal. Gua seneng gak sedih
gak, gua malah merasa kesel karena keterima, gua bertanya-tanya sama
diri gua “kenapa gua harus diterima sih! Elah males banget kan! Mana
jabatannya gak jelas lagi” nah tapi gua diem aja, dan nanyain ke tini
jabatannya dia itu apa, dan ternyata dia jadi Bendahara 2, kalo itumah
gua tau tugasnya bendahara kan setiap struktur organisasi ada. Nah trus
tuh diruangan tempat pemberitahuan diterima atau gak sama dikasih tauin
jabatannya itu, banyak yang gak keterima dan nangis, gua bingung, jadi
gua putusin buat ngobrol aja sama temen gua yg diterima juga.
Beberapa
hari kemudian, yg diterima jadi pengurus OSIS itu diminta untuk dateng
ke sekolah buat latihan pelantikan pengurus OSIS yang baru. Dan di hari
H-nya itu gua bangun kesiangan karena gak dibangunin sama nyokap, trus
gua berangkat aja tuh bawa motor, sesampenya gua disana, gua liat udah
pada latihan tuh yaudah gua langsung aja ngibrit naro tas di ruang OSIS,
trus ke lapangan ikut latihan. Skip aja kali ya latihannya gak usah
diceritain. Nah sesudah selesai tuh latihan gua langsung pulang bareng
tini, naik motor kan tuh gua pulang malem sama dia abis selesai jalan
gua anterin dulu dia sampe rumah, baru deh gua pulang kerumah sendiri.
Singkat
cerita udah di hari senin, hari dimana gua sama tini dan pengurus OSIS
yang baru dilantik didepan semua murid SMK 8, ditanda tanganin kepala
sekolah Wakasek bidang kesiswaan, dsb dah. Setelah itu selesai deh
pokoknya gua dilantik terus akhirnya pada ngumpul tuh di ruang OSIS, dan
ngebicarain soal acara HUT 8, yaa acara wajib yg diselenggarain
Pengurus OSIS tiap tahunnya. Singkat cerita KBM (Kegiatan Belajar
Mengajar) berjalan seperti biasa.
“(nada
gak jelas) Seluruh kegiatan belajar mengajar telah selesai,
blablabla......” udah waktunya pulang tuh karena tadi abis pelantikan
udah ngomongin tentang HUT 8, langsung tuh pengurus OSIS pada ke ruang
OSIS, pas udah pada kumpul rapat pun dimulai, blablabla rame tuh pas
rapat, tapi karena baru gua rada bingung gak jelas, singkat cerita
selesai deh tuh rapat, dan gua jadi sie dekorasi. Kaya biasa gua ngajak
tini pulang bareng , langsung gua sapa “tin, bareng gak?” ‘terserah”
katanya, gua bilang aja “ yaudah ayo” nah langsung tuh gua pulang bareng
sama dia. Selama perjalanan gua banyak ngobrol sama dia, tapi selama
dia ngobrol yg sering keluar dari mulut dia itu nama “vino” kaka kelas
yg deket sama dia, yg gua certain itu. Dia juga keseringan smsan sama
dia. Yaudah gua rada males, jadi gua kurangin deh ngobrolnya sama dia.
Singkat cerita dia sampe rumah dan gua pulang sampe rumah juga, trus
smsan sampe ngantuk tidur deh.
Hari-hari gua berjalan kaya biasa, tapi setiap rapat
tini selalu smsan sama yg namanya vino itu. Padahal hp dikumpulin, tapi
dia selalu sempet buat ngambil tuh hp buat bales smsnya vino doang .
nyesek sih, tapi mau gimana lagi, dan karena itu berlangsung lama dan
berulang-ulang jadi gua putusin buat nyerah. Tapi tini gak biarin gua
gtu aja . kalo di smsnya sih gini . pertama gua yg sms “tini yaudah gua
nyerah ya, lu juga udah sibuk sama vino, maaf deh spam”
“nyerah? Yaudah gue tau kok lu dariawal gak niat kan! Haha dasar Muna bilang aja udah suka sama orang”
“gak kok, Cuma gua capek aja. Kan lunya juga mentingin vino mulu daripada gua”
“ngapain gua mikirin sampah kaya lu? Najis!”
“yaudah terserah lu aja mau bilang apa.”
Besoknya
gua sama tini ketemu pas abis pulang rapat kaya biasa tapi gua pulang
naik angkot sambil cuek cuekan sama dia, tapi tuh dia marah-marah dan
langsung turun dari angkot. karena gua gak ikutin, dia marah marah, ada
kaka kelas gua jelas gak enaklah. jadi gua putusin buat turun dari
angkot dan ngiktuin dia, trus dia marah marah sama gua “lu kalo niat gak
usah gini dong! Lu pikir gua gak sakit apa?!”
“yaa kenapa lu mesti deketin cowo lain kalo gtu? Kan gua udah niat sama lu”
“yah! Lunya aja ganjen sama cewe! Kan gua bilang kalo lu berubah gua berubah!”
“yaudah intinya lu mau kaya gimana?”
“kan udah gua bilang ett bego bgt sih lo!”
“yaudah iya yaudah pulang dulu yuk!”
“yaudah ayo, gua juga capek udah malem”
“yaudah jangan jutek”
“iyaiya”
Singkat
cerita gua sama dia pulang bareng dan gua nganterin dia sampe
kerumahnya kaya biasa. Trus gua lanjut smsan kaya biasa. Yaa walaupun
gua masih gak nyaman karena dia tetep kontak sama tuh orang yg males gua
sebutin namanya. Trus lanjut tuh ke acara HUT 8,
meriah banget acaranya dan sukses besar, tapi pas acara gua gak liat
tini buat beberapa waktu, dia ngilang dari pandangan gua setelah
acaranya selesai ka nada evaluasi, baru gua tau ternyata dia abis foto
sama cowo kelas 12 itu. Gua makin gondok, marah, kesel. Tapi ya gua
tahan aja, tapi selama pulang bareng dan smsan rada gua jutekin. Dan gua
makin males, lama kelamaan gua bosen, dia jadi tergila gila sama tuh
cowo. Yaudah untuk keberkali-kalinya gua bilang nyerah. Reaksi dia sama ,
nyindir dan marah-marah. Tapi gua ak peduli, dan akhirnya tetep aja gua
luluh sama dia, sampe sekarangpun gua kaya gitu, sampe kaka kelas OSIS ,
temen sebangku gua, ngatain gua bego akan hal ini. Sampe sekarang gua
bingung tini itu sebenernya niat atau gak sama gua, gua masih bingung,
mungkin akan keulang lagi gua nyerah dan balik lagi. Yaah entahlah yang
gua lakuin selama ini bener atau gak, tapi gua bingung harus gimana
lagi, tapi dia katanya udah moveon ke gua gak mau deket tuh orang lagi,
tapi tetep aja gua ragu, karena terakhir gua liat foto whatsappnya , ada
tulisan “tini gagal move onL”
jadi gua ragu sama dia yang sekarang. Dan hari ini, hari dimana hari
ulang tahunnya orang yang gak mau denger namanya, dia ngerayain ulang
tahunnya si vino itu. Gua heran , kenapa gua sebego ini buat diboongin
sama dia. Padahal gua udah janji ini itu, dia juga sama. Yaudahlah liat
aja nantinya mau gimana. Mana bang yoga bawel lagi. Bang yoga ini kaka
kelas gua di osis, dia bendahara 1.
“yas , bayar uang kas apa, 8000 ini 8000..”
“gak, males ah”
“ett ini nanti malah tambah banyak, 8 ribu rupiah inii..”
“diem apa bang elahh.. lu gak tau apa gua lagi bete?”
“iya gua tau kok, sabar ya.. kan gua bilang, cari yang laen apa cari yang laen..”
Seketika guapun diem. Untung si robbi ngajak gua keluar dari ruang RO, jadi gua langsung aja cabut bareng dia.
Continue...
Selanjut-selanjutnya
gua gapernah hubungin tini lagi, gua rasa gua mulai enjoy tanpa dia
Berasa burung yang baru keluar dari sangkarnya. “FREE!!!” Teriak gua
dalam hati.. lagi enak enak ngebayangin eh gua baru inget Hari ini ada
rapat lagi masalah makrab, tapi gua izin karena harus bantuin pak imam
ngisi rapot anak-anak kelasan gua. 10 Tata Niaga 1, tapi gua bukan ketua
pelaksana yang gak bertanggung jawab, gua udah ngasih tau ijul buat
mimpin rapat buat hari ini, dan gua udah ngasih tau agendanya apa aja.
tapi dia gak bales sms gua “mungkin udah mulai, kan biasanya HP
dikumpulin kalo rapat” pikir gua kaya gtu. Yaudah gua sama robbi lanjut
bantuin pak imam, agak lama kemudian waktu shalat maghrib dateng, gua
sama robbi langsung izin buat cabut ke mesjid.
“pak, saya shalat di mesjid ya sama robbi”
“yaudah kalo udah balik lagi yaa”
“iya pak..”
Gua
sama robbi pun langsung cabut ke mesjid buat shalat sama berharap anak
anak yg rapat hari ini ada dimesjid, pas sampe ternyata ada. Wihh gua
girang banget tuh sekalian kan pengen nanyain hasil rapatnya, kepo nih
ketua haha. Pas gua liat ijul gua langsung samperin dia
“jul! Gimana tadi rapat ? yang dateng siapa aja yang dateng?”
“kacau, tadi pada kebanyakan intermezzo trus tadi kak ari sama kelas 11 lainnya pada nanyain pada kemana, yang dateng dikit banget”
“nah trus gimana ? “
“yaudah gitu gak dapet apa-apa”
“yaudah gitu gak dapet apa-apa”
“yaudah besok gua dateng kok, kita clearin”
“yaudah dateng lu yak..”
“iya jul”
Adzan
pun berkumandang gua sama yg lainnya langsung cabut wudhu dan shalat
maghrib. Setelah selesai gua langsung izin sama mereka buat balik
kerumah pak imam. Sesampenya dirumah pak imam gua disuruh makan. Wahh
kebetulan banget gua laper hehe, yaudah gua sama robbi langsung makan
dah. Selesai makan gua langsung nanya ke robbi
“bi , lanjut gak nih?”
“entar aja dulu, baru makan..”
“ohiya nafas dlu yah haha”
“iyaa”
(2 menit kemudian)
Robbi nyapa “yas, lanjut yo?”
“ayo, lanjut nih?”
“iyya”
“yaudah ayo”
Gua
sama robbipun langsung lanjutin kerjaan kita malem itu. Jam udah
menunjukan pukul 8:45. Waah malem kan bayangin aja dari sore gua dirumah
pak imam. Gua sama robbi pun izin pulang karena kerjaan kita udah
selesai.
“pak kita pulang dulu ya”
“iya hati-hati ya..”
“ini buat kalian..” pak imam ngepelin duit ketangan gua sama robbi
“ma..makasih ya pak”
“iya makasiih ya pak” robbi ikutan aja
“iya sama-sama “
Dan guapun sama robbi pulang, sampe rumah gua langsung tidur karena terlalu capek, masih pake seragam dsb, ngantuk brohh
Continue...
Keesokan harinya KBM berlangsung kaya biasa, nah tapi pas pulang sekolah gua dapet problem.. pas pengen rapat si tini berulah lagi, tapi hari ini niatnya anak anak mau jengukin krisna jadi ya gtu deh. Tapi
gua gedek banget sama tini, gua mikirin tuh kali ini dia bikin ulah
apalagi. Tapi gua males banget jadi gua diluar aja, pas lagi enak
ngobrol sama kak ilham, sama yang lainnya eh si anggun dateng bilang si
tini manggil, yaudah gua samperin tuh kan pas udah sampe gua Tanya
“ada apaaan?”
“lu tau gak sih? Gua mau pindah gara-gara lu!(sambil nimpuk pantopel ke gua)”
“et ogah dah, lu pikir gua apaan? Asal timpuk aja”
Gua
langsung aja cabut tuh keluar dan ngobrol lagi sama orang yang sama.
Tapi si anggun dateng lagi dan guapun minta tolong kak ilham nemenin,
akhirnya dia mau tuh dan gua berdua dateng. Setelah berbincang sama
tini, kata tini pengen ngobrol berdua aja, yaudah sama kak ilham
ditinggal. Dan guapun ngobrol sama tini, tini mohon mohon balikan sama
gua, gua udah tekanin sama dia gak bisa, dan gua bilang kalo mau jadi
sahabat aja, tapi dia tetep aja gak mau, yaudah akhirnya waktunya buat
shalat jum’at kan, kak ilham ngajak gua ke mesjid, jadi gua langsung aja
cabut karena kak ilham udah bilangin ke tini mau shalat.
Pulang
shalat jum’at gua terus mikirin tuh apa yang harus gua lakuin supaya
tini move on, yaudah gua sih gak pedulian jadi langsung aja jalan. Sampe
ke RO kak ilham nanya ke tini, katanya tini gak bisa moveon dsb,
padahal udah dikasih tauin sama kak riri. Yaudah tapi intinya gua kan
tetep gak mau, dan kata kak ilham sahabatan aja , yaudah kata si tini
juga iya, dan udah waktunya jengukin krisna. Yaudah pada otw tuh bareng,
pas otw karena robbi bawa motor, gua sama kak ilham numpang ke robbi
sampe depan penvil haha lumayan kan irit duit. Abis itu kita bertiga
nunggu anak cewe plus ijul karena mereka naik angkot, pas pada sampe
kita langsung naik metro tuh, dan akhirnya yang sama robbi itu kak
edita, selama perjalanan gua sama kak ilham Cuma mainan pou di hp gua
wkwk lucu kan? Laki main pou bro, keajaiban banget. Udah ah lanjut ke
cerita, akhirnya pas udah turun kita berame-rame kerumah krisna , pas
udah sampe pun akhirnya yang ngomong sama ibunya krisna dikit dan
ujung-ujungnya gua sama kak ilham main pou lagi haha. Ya setelah selesai
kata kak ilham hari ini rapat seminar aja lagi, dan setelah berunding
akhirnya tempatnya dirumahnya amel, setelah itu kita nunggu Bus sekolah,
dan akhirnya ada haha, kak riri paling girang dah tuh didalem bus dia
yg paling berisik sampe supirnya keliatan rada gedek haha, tapi
yasudahlah. Akhirnya kak riri pulang duluan tuh, dan sampe mabes, si
tini turun, anak-anak pada bingung kan, tapi yaudah pada nyapa
“hati-hati tiniiii!” serentak anak-anak ngomong
“apaansih? Bacot!”
Lah? Ngapa dah?”
Auu ngapa dah dia?”
anak anak pada bingung sekaligus kesel. Tapi yaudahlah biarin aja toh kita udah baikin mereka bilang. Dan sampe pasar minggu, kita semua turun, trus kak ilham sms
anak anak pada bingung sekaligus kesel. Tapi yaudahlah biarin aja toh kita udah baikin mereka bilang. Dan sampe pasar minggu, kita semua turun, trus kak ilham sms
“udah pada dimana?”
“dipasar , lu?”
“di 25 nih, yaudah gua kesitu”
“yaudah gua tungguin”
Nah
trus gua kasih tau anak-anak buat tungguin kak ilham sama robbi, pas
nunggu si tini tiba-tiba dateng lagi, aneh kan. Emang aneh . tapi
yaudahah biarin aja. pas gua liat hp kak ilham sms lagi
“yas lagi dimana?”
“pasar , lu dimana kak? Buru “
“dudut, yaudah gua kesitu”
Karena kesel amel langsung ngajakin naik angkot
“ett gak usah gua udah naik”
“yaudah sip”
Pas
gua lagi diangkot, dijalan arah ke dudut ketemu sama ka ilham sama
robbi, gua pikir dia lagi di dudut aneh emang tuh orang, tapi biarin
lah. Sesampenya dirumah amel, kak ilham langsung bilang
“sekarang lu nganterin gua balik?”
“lah? Yaudah dah kak”
“lu apal jalan kan?”
“kaga kak”
“yaudah deket ini, ntar gua kasih tau”
“yaudah sip”
Selesai
nganterin kak ilham gua sama robbi langsung kerumah amel lagi dan
langsung masuk, rapat deh setelah rapat si tini gajelas tuh ngambek
minta balik, karena ijul bilang mau pulang gua bilang aja mau temenin
dia. Pas udah itu semuanya bikin forum dan itu semua yang boleh tau Cuma
kita, setelah selesai, kita langsung ishoma dan balik hahaha . pas
balik kaya biasa dah tuh sampe rumah gua tidur.
Continue...
Keesokan
harinya gua sekolah kaya biasa , sungguh hari-hari yang biasa, tapi ada
yang gak biasa, entah kenapa seharian itu gua gak mau turun kebawah,
Cuma diem dikelas, tidur, makan , nonton anime, main game, udah. Pas
pulang sebelum rapat kan pada ngobrol dulu di RO, katanya pada liat si
tini pake sepatu putihlah, rambutnya digerai dan sebagainya, gua sih
rada gak peduli karena si iis sama dean udah ngomel minta rapat cepet
dimulai, akhirnya rapat, rapatnya singkat banget karena cuma ngomongin
danus aja, dan akhirnya satu persatu balik, tinggal kak rino, kak ririn,
kak PO, angggun, anggi dan gua yang di RO, akhirnya karena gua gak ada
kerjaan gua ikutan anggi sama anggun nonton film dramkor, kocak, gak
terasa waktu udah nunjukin jam 6 lewat, gua langsung balik tuh, eh tapi
ada kak yoga sama kak ilham abis taekwondo jadi gua bareng mereka
ditambah kak PO. Udah tuh gua
langsung pulang , karena gua capek gua chatan sama kak yoga bentaran dan
langsung tidur. Minggu paginya gua bangun, gua liat jam “masih jam 5”
gua ngomong sendiri. Dan tini gak smsin gua lagi, gua cek twitter gak
ada di following gua “udah di block ya,hmm” dan akhirnya gua tidur lagi
sampe jam 8 gua bangun. Gua gak ngapa-ngapain, baju sepatu dasi topi
buat besok udah dicuciin, yaudah gua ikut bokap ke rumah sodara, sampe
disana , entah setan apa yang ngerasukin gua , jam 10 itu gua tidur
sampe jam 3 , gua bingung kan gak enak dan sebagainya, tapi tetep aja
gua diem gak peduli, yaudah akhirnya udah waktunya balik, gua izin, dan
langsung balik bareng bokap. Sampe dirumah gua langsung mandi dan
berendem “jadi ini ya, pikiran tanpa beban, sangat tenang dan nyaman,
jadi pengen tidur mulu” dan akhirnya guapun ngerasa nyaman sendiri,
bahkan gua selalu lupa bawa hp gua setiap mau pergi.
